Kabar baik bagi kamu yang bercita-cita melanjutkan pendidikan sekaligus berkarier di bidang transportasi darat, perkeretaapian, pelayaran, dan penerbangan. Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) resmi membuka Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) Pola Pembibitan Tahun Akademik 2026/2027. Berdasarkan Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 02 Tahun 2026, Kementerian Perhubungan mengundang putra-putri lulusan SMA/sederajat untuk mengikuti seleksi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan (KEMENHUB) dan Pola Pembibitan Pemerintah Daerah (PEMDA). Pada tahun 2026, tersedia 891 formasi yang tersebar pada berbagai perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan. Formasi tersebut terdiri dari jalur Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah, termasuk formasi khusus Orang Asli Papua (OAP)

Timeline SIPENCATAR Kemenhub 2026

Berikut jadwal penting yang perlu diperhatikan calon peserta:

Tahapan Jadwal
Pendaftaran 18–30 Agustus 2026
Seleksi Administrasi 18 Agustus–1 September 2026
Pengumuman Hasil Administrasi 2–3 September 2026
Masa Sanggah 4–5 September 2026
Pengumuman Hasil Sanggah 7–8 September 2026
Pengumuman Jadwal SKD 18–21 September 2026
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) September–Oktober 2026
Tes Kesehatan & Penilaian Performa Fisik Oktober 2026
Psikotes Oktober 2026
Tes Kebugaran Jasmani Transportasi Oktober 2026
Wawancara Oktober 2026
Penilaian Prestasi OSN/O2SN Oktober 2026
Pengumuman Hasil Seleksi Oktober 2026
Pengumuman Kelulusan Akhir Oktober–November 2026

Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN BKN mulai 18 sampai 30 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Syarat Pendaftaran SIPENCATAR Kemenhub 2026

Calon peserta wajib memenuhi persyaratan berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026.
  • Nilai rata-rata ujian pada transkrip minimal 70,00 untuk skala 10–100, atau setara 7,0 pada skala 1–10 dan 2,8 pada skala 1–4.
  • Bagi peserta yang belum memperoleh ijazah, dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL). Jika SKL tidak mencantumkan nilai, wajib melampirkan rapor asli kelas XII semester 1 dan 2 dengan rata-rata minimal 70,00.
  • Khusus formasi Orang Asli Papua (OAP), nilai rata-rata minimal 65,00.
  • Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.
  • Khusus program studi D-III PKP, PPKP, OBU, MBU, MTU, dan OPU, tinggi badan minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita.
  • Sehat jasmani dan rohani, tidak cacat fisik maupun mental, serta bebas HIV/AIDS dan narkoba.
  • Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama proses seleksi serta selama mengikuti pendidikan.
  • Calon taruna pria tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik, kecuali karena ketentuan agama/adat yang dibuktikan dengan surat keterangan.
  • Calon taruna wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak memiliki tindik selain pada telinga, dengan maksimal satu pasang lubang tindik pada telinga, kecuali karena ketentuan agama/adat.
  • Memiliki ketajaman penglihatan normal dan tidak buta warna, baik parsial maupun total.
  • Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.
  • Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat atau mengundurkan diri sebagai taruna pada perguruan tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan.
  • Bersedia menaati seluruh peraturan dan ketentuan SIPENCATAR.
  • Bersedia membayar biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dipilih.
  • Bersedia menandatangani Pakta Integritas Calon Taruna SIPENCATAR Kemenhub 2026 bermaterai Rp10.000.
  • Memiliki email dan nomor telepon yang aktif.
  • Peserta OAP wajib memiliki Surat Keterangan Orang Asli Papua dari Majelis Rakyat Papua sesuai wilayah yang ditentukan.
Selain itu, peserta wajib memenuhi persyaratan jurusan/ijazah sesuai program studi yang dipilih. Persyaratan jurusan berbeda-beda, mulai dari SMA/MA IPA atau IPS, Kurikulum Merdeka, hingga berbagai program keahlian SMK/MAK seperti teknik mesin, otomotif, elektronika, komputer dan informatika, ketenagalistrikan, hingga bidang pelayaran dan penerbangan.

891 Formasi SIPENCATAR Kemenhub 2026

Pada SIPENCATAR Pola Pembibitan 2026 tersedia total 891 formasi, dengan rincian:

  • Kementerian Perhubungan: 217 formasi
  • Kementerian Perhubungan OAP: 8 formasi
  • Pemerintah Daerah: 661 formasi
  • Pemerintah Daerah OAP: 5 formasi

Total keseluruhan mencapai 891 formasi.

Formasi tersebut tersebar pada berbagai perguruan tinggi Kementerian Perhubungan, di antaranya:

  • Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD (PTDI-STTD)
  • Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
  • Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
  • Politeknik Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan (POLTEKTRANS SDP) Palembang
  • Politeknik Transportasi Darat (POLTRADA) Bali
  • Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Surabaya
  • Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara
  • Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
  • Politeknik Penerbangan Surabaya
  • Politeknik Penerbangan Palembang
  • Politeknik Penerbangan Jayapura
  • Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi.
Program studi yang tersedia juga cukup beragam, seperti Transportasi Darat, Manajemen Transportasi Jalan, Teknologi Otomotif, Teknologi Elektro Perkeretaapian, Manajemen Transportasi Perkeretaapian, Teknologi Bangunan dan Jalur Perkeretaapian, Manajemen Transportasi Perairan Daratan, Manajemen Logistik, Teknologi Pesawat Udara, Operasi Bandar Udara, Teknik Navigasi Udara, Manajemen Transportasi Udara, hingga Operasi Pesawat Udara.

Tahapan Seleksi SIPENCATAR Kemenhub 2026

Secara umum, tahapan seleksi terdiri dari:

  1. Pendaftaran – dilakukan secara online melalui SSCASN BKN dengan melengkapi data dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.
  2. Seleksi Administrasi – pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian dokumen peserta.
  3. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) – dilaksanakan menggunakan sistem CAT BKN.
  4. Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik – menjadi bagian dari Seleksi Tahap III dan bersifat menggugurkan.
  5. Psikotes – bersifat menggugurkan.
  6. Tes Kebugaran Jasmani Transportasi – memiliki bobot 15%.
  7. Wawancara – memiliki bobot 15%.
  8. Penilaian Prestasi OSN/O2SN – memiliki bobot 10% bagi peserta yang memiliki prestasi tersebut.
  9. Pengumuman Hasil Seleksi.
  10. Pengumuman Kelulusan Akhir.

Pada Seleksi Tahap II, SKD memiliki bobot 60%. Sementara pada Seleksi Tahap III, Tes Kebugaran Jasmani Transportasi berbobot 15%, wawancara 15%, dan penilaian prestasi OSN/O2SN 10%. Tes kesehatan/performa fisik serta psikotes bersifat menggugurkan.

Peserta wajib mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai jadwal dan lokasi yang ditentukan. Tidak hadir atau tidak mengikuti tahapan seleksi dapat menyebabkan peserta dinyatakan gugur.

Untuk akses panduan pendaftaran SIPENCATAR selengkapnya, KLIK INI

Biaya Pendaftaran SIPENCATAR Kemenhub 2026

Biaya pendaftaran ditetapkan sebesar Rp200.000 pada perguruan tinggi yang tercantum dalam Lampiran IV pengumuman. Peserta wajib melakukan pembayaran sesuai perguruan tinggi yang dipilih, dan biaya yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan.

Dokumen yang Perlu Dipersiapkan

Sebelum melakukan pendaftaran, peserta perlu menyiapkan:
  • Pasfoto berwarna terbaru dengan latar belakang merah ukuran 4 × 6 cm.
  • KTP bagi peserta yang sudah berusia di atas 17 tahun, atau KIA/KK.
  • Ijazah asli atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
  • Transkrip/daftar nilai asli atau rapor asli kelas XII semester 1 dan 2 bagi peserta yang belum memiliki transkrip.
  • Bukti pembayaran pendaftaran.
  • Pakta Integritas bermaterai Rp10.000.
  • Surat Keterangan OAP khusus peserta formasi OAP.
  • Sertifikat/piagam OSN atau O2SN apabila memiliki prestasi tersebut.
Peserta hanya dapat memilih satu formasi. Jika mendaftar lebih dari satu formasi, peserta dinyatakan gugur. Peserta juga wajib memilih lokasi pelaksanaan SKD melalui SSCASN dan dianjurkan memilih lokasi yang paling dekat dengan domisili.

Persiapkan SIPENCATAR Kemenhub 2026 Bersama PLC Pekanbaru

Seleksi SIPENCATAR Kemenhub memiliki persaingan yang cukup ketat karena peserta harus melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, SKD CAT BKN, kesehatan, psikotes, kebugaran, wawancara, hingga penilaian prestasi. Dengan tersedia 891 formasi dan pilihan perguruan tinggi serta program studi yang cukup beragam, persiapan sejak awal menjadi sangat penting. Bagi kamu yang ingin mempersiapkan diri menghadapi SIPENCATAR Kemenhub 2026, PLC Pekanbaru menyediakan program bimbingan belajar persiapan sekolah kedinasan, serta buku dan eBook persiapan yang dapat digunakan untuk belajar mandiri dan memperbanyak latihan soal. Jangan menunggu sampai jadwal SKD semakin dekat. Mulai persiapan SIPENCATAR Kemenhub 2026 dari sekarang dan maksimalkan peluangmu menjadi calon taruna.
 

💥 Ribuan Latihan Soal + Pembahasan, Siap Bikin Kamu Lolos!

🚀 Latihan Soal Jadi Lebih Mudah & Seru!
Tingkatkan peluang lolosmu dengan ribuan soal terbaru lengkap dengan pembahasan. Uji kemampuan lewat kuis & mini tryout, lalu pantau perkembangan skor kamu secara real-time. Semua dirancang biar kamu makin siap menghadapi ujian sesungguhnya.

🔥 Jangan cuma belajar, tapi buktikan kemampuanmu sekarang juga!


Even Tryout Gratis Telah Tiba!

Ayo adik-adik, jangan sampai ketinggal even tryout gratis 2026. Untuk ukur kemampuan kamu. Kita sediakan semua tingkat tes. Klik banner dibawah ini untuk ikut even bergengsi ini. 100% Gratis!

Klik banner diatas ini untuk mengikuti program Tryout Gratis dari bimbel PLC Pekanbaru. Berpartisipasi dalam program ini 100% tidak dipungut biaya.
Share:
🛒 Produk Bimbel PLC Tersedia di Marketplace