Abdi negara ternyata masih menjadi pekerjaan favorit banyak orang. Buktinya, setiap ada pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), orang beramai-ramai mendaftar meski peluang lolos tes CPNS seringkali tak besar. Bayangkan saja, dari ribuan orang yang mendaftar, terkadang tak sampai lima orang yang diterima. Persaingannya sangat ketat, Pintarian.

Kalau kamu juga sangat ingin menjadi PNS, tentu kamu harus mempersiapkan diri dengan matang. Pastikan semua persyaratan sudah kamu penuhi dan kelengkapan administrasi sudah kamu lengkapi sejak jauh-jauh hari, karena beberapa dokumen memerlukan waktu pengerjaan yang agak lama. Setelah itu, kamu wajib berlatih mengerjakan soal tes CPNS secara rutin selama 1-2 bulan penuh sebelum tes dilaksanakan.

Berikut ini adalah Tips agar kamu lulus CPNS.

Ada tiga kunci sukses tes CPNS

  • Kunci pertama: Tekad dan semangat yang kuat untuk lulus CPNS
  • Kunci kedua: Banyak membaca materi dan pembahasan soal CPNS
  • Kunci ketiga: Latihan soal dengan software Computer Assisted Test (CAT


Tekad dan semangat yang kuat untuk lulus CPNS

Pada saat Anda mulai mencari lowongan CPNS, Anda akan mendengar suara-suara miring tentang CPNS. Suara miring itu antara lain mengatakan kalau penerimaan CPNS yang sekarang tidak jujur dan banyak praktek suap. Anda tidak perlu terlalu memikirkan suara miring itu. Yang penting, Anda bertekad untuk lulus CPNS dengan jalan jujur. Setiap tahun. Ribuan orang berhasil lulus CPNS dengan jalan jujur. Anda berikutnya!

Suara miring yang lain adalah PNS gajinya kecil? Ini juga tidak benar. Non-PNS bergaji besar jika punya skill yang mumpuni dan menduduki jabatan fungsional atau manajerial, sementara kebanyakan non-pns adalah karyawan biasa yang bergaji kecil. PNS yang terlalu nyantai memang gajinya kecil, tetapi PNS yang berkarir dengan bagus, baik secara fungsional maupun struktural, akan memiliki gaji yang besar.

Abaikan suara miring tentang CPNS, dan mantapkan tekad untuk menembus CPNS tahun ini! Amien.

Anda akan lulus CPNS jika usaha Anda disertai tekad dan semangat yang kuat, pantang menyerah, dan diiringi doa. Keberhasilan hanya akan diraih dengan usaha yang maksimal, tidak setengah-setengah.

Banyak membaca materi dan pembahasan soal CPNS

Banyak orang yang berpikiran kalau lulus CPNS adalah untung-untungan. Ini tidak benar. Untuk bisa lulus CPNS, Anda harus berusaha keras! Persaingan sangat ketat. Anda harus banyak membaca soal-soal CPNS. Banyak berlatih, dan banyak mempelajari pembahasan soal-soal CPNS. Ini syarat mutlak. Mau lulus = pelajari soal-soal CPNS sebanyak mungkin.

Ada 4 jenis soal tertulis yang akan diujikan (sama untuk semua formasi), yaitu:

  1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
  2. Tes Intelegensi Umum (TIU), dan
  3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
  4. Tes Kompetensi Bakat (TKB)

Soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Materi TWK meliputi Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Tata Negara Indonesia, baik pada lembaga tinggi negara maupun lembaga daerah. Lembaga tinggi negara meliputi: MPR, DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, MA, MK, dan BPK. Materi lain pada TWK adalah peran Indonesia dalam kancah regional maupun internasional.

Strategi menghadapi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)

Pelajari materi tentang Pancasila dan UUD 1945. Jika memungkinkan, hafalkan. Jangan berpikiran akan membawa contekan, karena contekan hanya akan mengacaukan konsentrasi Anda pada saat tes nanti. Itu merugikan Anda sendiri. Banyak orang malas menghafal, jika Anda tidak malas, berarti itu merupakan nilai lebih Anda. Ini akan membantu Anda menang dalam persaingan. Tetapi jika Anda tidak mampu menghafal, jangan cemas, karena rata-rata orang juga begitu. Jika memang sulit, Anda bisa berusaha lebih keras pada bagian tes yang lain, yaitu Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Semakin banyak Anda mempelajari soal-soal tes CPNS, semakin besar kemungkinan Anda lulus. Jika Anda malas belajar, kemungkinan Anda akan gagal. Jangan sampai itu terjadi ya? Mulailah latihan soal dari sekarang!

Soal Tes Intelegensia Umum (TIU)

Materi TIU meliputi kemampuan verbal, numerik, logis, dan analitis. Kemampuan verbal terdiri dari sinonim, antonim, dan analogi. Kemampuan numerik mencakup pola bilangan dan deret hitung, logika bilangan, dan hitungan biasa atau aritmatika. Kemampuan logis dan analitis meliputi penalaran dan silogisme.

Strategi menghadapi Tes Intelegensia Umum (TIU)

Anda harus banyak latihan soal. Untuk kemampuan verbal yang meliputi sinonim, antonim, dan analogi, soalnya sering diambil dari soal-soal lama atau soal tahun sebelumnya. Jadi jelas, Anda harus banyak mempelajari soal-soal dari buku-buku latihan CPNS, baik yang versi cetak maupun digital. Untuk yang digital, Anda bisa men-download di sini. Untuk yang cetak, Anda bisa membeli di toko buku di kota Anda. Selama harganya terjangkau, tidak ada salahnya membeli buku latihan CPNS.

Soal Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Materi TKP meliputi kemampuan integritas diri, mengendalikan diri, mengembangkan diri, beradaptasi, bekerjasama, kemauan belajar, semangat, kreativitas dan inovasi, serta kemampuan memimpin, menggerakkan dan mengkoordinir orang lain.

Strategi menghadapi Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

Anda harus memilih jawaban yang terbaik. Secara umum, jika kita cermati soal-soal ini. Jawaban terbaik mudah ditebak. Misalnya: tepat waktu lebih baik daripada terlambat. Bekerjasama lebih baik dari pada bekerja sendiri. Bisa berkomunikasi lebih baik daripada menyendiri. Pilihlah jawaban yang terbaik, yaitu jawaban yang memberikan manfaat positif terbesar kepada diri sendiri dan orang banyak.

Saat tes TKD (Meliputi TWK, TIU, TKP), para peserta harus mengerjakan 100 soal yang terbagi dalam tiga bidang.

Rinciannya, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 35 soal, Tes Intelegensia Umum (TIU) 30 soal, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 35 soal.

Untuk kelulusan tes SKD ini menggunakan passing grade.

Dikutip dari penjelasan di akun Twitter resmi Kemenpan RB, passing grade atau nilai ambang batas adalah nilai minimal untuk dapat lolos ke tahap berikutnya. Jadi, peserta harus mendapat nilai di atas passing grade.

Passing grade CPNS 2018 ini diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.

Passing Grade Formasi

  • Jalur Umum: 143 untuk TKP, 80 untuk TIU dan 75 untuk TWK.
  • Jalur Formasi Khusus: Akumulasi nilai paling sedikit 298 dengan nilai TIU minimal 85.
  • Putra-putri Papua/Papua Barat: nilai akumulatif 260 dengan TIU minimal 60.
  • Penyandang disabilitas: nilai kumulatif 260 dan TIU minimal 70.
  • Eks tenaga honorer K-II: nilai akumulatif minimal 260 dan TIU minimal 60.
  • Dokter spesialis dan instruktur penerbang: nilai kumulatif minimal 298, dengan nilai TIU 80.
  • Juru ukur, rescuer, ABK, pengamat gunung api, penjaga mercusuar, pawang hewan, dan penjaga tahanan: akumulasi nilainya paling sedikit 260 dengan nilai TIU minimal 70.
  • Olahragawan berprestasi internasional: nilai terendah merupakan nilai ambang batas hasil SKD

Berikut tabel lengkap passing grade SKD CPNS 2018.

Melansir dari laman menpan.go.id, setiap jawaban benar pada soal TWK dan TIU akan mendapat skor 5 dan jawaban salah dapat skor 0.

Sedangkan TIU agak sedikit berbeda. Nilai maksimal setiap jawaban adalah 5 dan tidak ada skor 0 karena jenis kelompok soal ini merepresentasikan diri peserta.

Cara menghitung passing grade CPNS 2018

Dengan skor jawaban per soal dan total soal di atas, diketahui nilai paling sempurna secara keseluruhan adalah 500. Dengan asumsi peserta mendapat skor 5 dari seluruh soal yang dikerjakan.

Rincian skor tertinggi tiap jenis soal:

  • TKP (35 soal x skor 5)= 175
  • TIU (30 soal x skor 5)= 150
  • TWK (35 soal x skor 5)= 175

Keseluruhan:

TKP(175)+TIU(150)+TWK(175)=500

Mari hitung untuk setiap formasi.

Jalur UMUM

Dikarenakan tidak ada nilai komulatif, peserta jalur umum harus mendapat nilai melebihi passing grade di tiap jenis soal. Contohnya, bila nilai TKP dan TIU terpenuhi, namun TWK tidak, berarti peserta dinyatakan gagal.

Cumlaude dan Diaspora

Bagi peserta seleksi CPNS Cumlaude dan Diaspora, mekanisme perhitungan passing grade-nya sedikit berbeda.

Misalnya, seorang peserta mendapat skor TKP 140, TIU 85, dan TWK 60 dengan total keseluruhan 285. Maka peserta tersebut tidak lolos karena nilai komulatifnya lebih rendah dari angka yang ditentukan, yaitu 298.

Contoh lain untuk jalur Cumlaude dan Diaspora, bila seorang peserta mendapat TKP 170, TIU 80, dan TWK 150 dengan total nilai 400.

Peserta tersebut tetap tidak lolos meski nilai komulatifnya tinggi. Alasannya, nilai TIU di bawah passing grade, yaitu 80.

Namun apabila peserta mendapat TKP 140, TIU 90, dan TWK 100 dengan total 330, peserta tersebut lolos. Pasalnya, dia mendapat nilai komulatif di atas 298 dan nilai TIU di atas 85.

Untuk jalur formasi lain, perhitungannya hampir sama dengan jalur Cumlaude dan Diaspora, yang membedakan hanyalah passing grade nilai TIU.Bagi peserta seleksi CPNS Cumlaude dan Diaspora, mekanisme perhitungan passing grade-nya sedikit berbeda.

Misalnya, seorang peserta mendapat skor TKP 140, TIU 85, dan TWK 60 dengan total keseluruhan 285. Maka peserta tersebut tidak lolos karena nilai komulatifnya lebih rendah dari angka yang ditentukan, yaitu 298.

Contoh lain untuk jalur Cumlaude dan Diaspora, bila seorang peserta mendapat TKP 170, TIU 80, dan TWK 150 dengan total nilai 400.

Peserta tersebut tetap tidak lolos meski nilai komulatifnya tinggi. Alasannya, nilai TIU di bawah passing grade, yaitu 80.

Namun apabila peserta mendapat TKP 140, TIU 90, dan TWK 100 dengan total 330, peserta tersebut lolos. Pasalnya, dia mendapat nilai komulatif di atas 298 dan nilai TIU di atas 85.

Untuk jalur formasi lain, perhitungannya hampir sama dengan jalur Cumlaude dan Diaspora, yang membedakan hanyalah passing grade nilai TIU.

Soal Tes Kompetensi Bakat (TKB)

Materi TKB adalah materi soal yang akan disesuaikan dengan masing-masing instansi yang dipilih. Biasa nya soal ini akan keluar setelah kita berhasil menyelesaikan soal-soal TKD (Meliputi TWK, TIU, TKP). Anda harus memilih jawaban terbaik. Biasanya soal ini akan terasa lebih mudah jika anda benar-benar meamahami bidang anda sendiri. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan di soal TKB karena ini sangat menentukan hasil ujian anda.

Tips CPNS Menurut Kementrian BUMN

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) buka-bukaan soal tips lolos tes CPNS 2018 pada pendaftaran CPNS 2018 atau penerimaan CPNS 2018. Pendaftaran CPNS 2018 atau penerimaan CPNS 2018 dibuka serentak pada 19 September 2018.

Mengutip Kompas.com, ada 238.015 kuota PNS yang diperebutkan, baik di tingkat pusat atau daerah. Di tingkat pusat, penempatan akan dilakukan di 76 kementerian/lembaga.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi salah satu instansi yang membuka lowongan CPNS tahun ini.

"Formasi Kementerian BUMN tahun ini adalah 88 orang," ujar Kepala Hubungan Masyarakat dan Protokol BUMN, Ferry Andrianto, saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/9/2018).

Tiga seleksi Akun Twitter Kementerian BUMN, @KemenBUMN, memberikan informasi mengenai tiga seleksi yang nantinya akan dihadapi CPNS, berikut penjabarannya.

Adapun, tiga seleksi yang akan dihadapi para peminat yang ingin jadi PNS dan penjabarannya menurut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Biroktasi (Permenpan) RI Nomor 36 Tahun 2018, yakni:

  1. Seleksi Administrasi
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
  3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

Masing-masing instansi, termasuk Kementerian BUMN, akan mengumumkan persyaratan secara serentak pada 19 September 2018.

Setelah itu ada tes administrasi. Setelah lolos administrasi, ada dua tes kompetensi. Kompetensi dasar adalah kemampuan dan karakteristik dalam diri sesorang berupa pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang menjadi ciri-ciri seseorang CPNS.

Sedangkan, kompetensi bidang merupakan kemampuan dan karakteristik dalam diri seseorang berupa pengetahuan, keterampilan, perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas jabatannya.

Menurut Ferry, pihak yang akan menyeleksi tiga tahap ini adalah masing-masing instansi penyelenggara. Akan tetapi, khusus Seleksi Kompetensi Dasar akan diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui computer assisted test (CAT).

Kemudian, untuk SKD terbagi lagi menjadi tiga tes, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TWU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Ferry menjelaskan, dari SKD berlaku sistem gugur, demikian halnya SKD ke SKB. "Jadi yang diambil dari SKD untuk dites ke SKB hanya 264 orang," ujar Ferry.

Seleksi di 176 Lokasi

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemenpan RB) telah mengumumkan pembukaan pendaftaran calon pegawai negeri sipil ( CPNS) 2018 akan dilaksanakan pada September ini.

Kepala Humas Badan Kepagawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menyampaikan, pembukaan CPNS ditargetkan pada minggu ketiga September.

"Tergantung kesiapan K/L/D (kementerian/lembaga/daerah) memasukkan persyaratan dan formasi dalam sistem sscn.bkn.go.id. Target kami 19 September bisa dibuka," kata Ridwan saat dihubungi Kompas.com, Jumat (7/9/2018).

Pelaksanaan seleksi CPNS nantinya akan menggunakan sistem computer assisted test (CAT), baik untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Terkait jumlah lokasi tes, hingga saat ini direncanakan bahwa tes seleksi akan dilaksanakan di 176 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sebanyak 176 lokasi itu terdiri dari 50 lokasi milik kabupaten, 13 kantor regional BKN, 14 Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) BKN, 1 BKN Pusat, 92 lokasi pengadaan oleh BKN, dan 6 lokasi yang difasilitasi oleh Kementerian Kesehatan.

"(Enam lokasi) fasilitas Kemenkes (PC, jaringan, tempat). Tapi sistemnya tetap CAT BKN," ujar Ridwan.

Berdasarkan informasi yang diterima Kompas.com, dalam pelaksanaan seleksi nasional CPNS tahun ini, akan ada 739 pengawas, 209 admin TI, dan 175 super-admin TI.

Sistem pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 ini akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional www.sscn.bkn.go.id dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh instansi.

Ridwan mengatakan, saat ini Kementerian/Lembaga pusat sudah mulai melakukan peng-input-an formasi dan persyaratan ke website SSCN.

Namun, web SSCN mulai dapat diakses masyarakat kira-kira pada 19 September 2018 mendatang.

Contoh Soal Tes CPNS

Persaingan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang semakin ketat, ada beberapa cara agar lolos seleksi.

Salah satu persiapannya yakni kecakapan dalam menjawab soal. Untuk itu, mulai dari sekarang anda harus mempelajari soal-soal tes CPNS.

Seperti diketahui, tes penerimaan CPNS melalui berbagai tahapan.

Tahapan tes menggunakan computer assisted test (CAT) membutuhkan ketelitian dan kemampuan berpikir peserta.

Mengulang-ulang materi contoh soal CPNS dianggap cukup membantu peserta dalam menjawab soal.

Melalui website plcpekanbaru.com anda bisa melakukan Tryout-tryout dan mendapatkan contoh soal dan pembahasa serta e-book yang sangat bermanfaat untuk lulus Tes CPNS 2018-2019.

Untuk melakukan pendaftaran sebagai member di plcpekanbaru.com anda bisa pergi kehalaman pendaftaran dan memilih paket-paket member yang tersedia dari yang Gratis hingga Rp 150.000 .

Klik disini untuk melakukan pendaftaran.

Share: