Seleksi masuk sekolah kedinasan tahun 2026 menghadirkan persaingan yang sangat ketat. Jumlah peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) jauh lebih besar dibandingkan kuota yang tersedia, sehingga calon peserta perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin. Berdasarkan informasi pada materi yang dibagikan, tercatat 120.295 peserta mengikuti ujian SKD, sementara jumlah peserta yang dapat melanjutkan berdasarkan kuota yang tersedia jauh lebih terbatas.
Kuota SKD Sekolah Kedinasan 2026
Setiap sekolah kedinasan memiliki jumlah formasi dan batas peserta yang dapat lolos SKD. Dalam materi tersebut, batas peserta yang lolos dihitung berdasarkan kelipatan tertentu dari jumlah formasi.
| Sekolah Kedinasan | Formasi | Kuota Lolos SKD |
|---|---|---|
| PKN STAN | 1.000 | 3.000 |
| Polstat STIS | 564 | 1.692 |
| IPDN | 1.410 | 4.230 |
| Poltek Imipas | 375 | 1.125 |
| STMG | 130 | 390 |
| Poltek SSN | 50 | 150 |
| STIN | 100 | 300 |
| Poltekpin | 250 | 1.000 |
| Kemenhub | 891 | 4.455 |
| Total | 16.342 |
Dari angka tersebut terlihat bahwa jumlah peserta yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah peserta yang mengikuti SKD.
Catatan: materi yang diberikan mencantumkan angka 16.432 sebagai peserta lolos SKD pada bagian bawah, sedangkan jika seluruh angka kuota pada tabel dijumlahkan, hasilnya 16.342. Jadi, angka tersebut sebaiknya kembali dikonfirmasi melalui sumber resmi sebelum dipublikasikan sebagai angka final.
Lebih dari 100 Ribu Peserta Tidak Lolos?
Jika menggunakan angka peserta ujian sebanyak 120.295 dan angka 16.432 peserta lolos yang tercantum dalam materi, maka terdapat sekitar 103.863 peserta yang tidak lolos. Angka tersebut menunjukkan betapa ketatnya persaingan dalam seleksi sekolah kedinasan. Dengan jumlah peserta yang sangat besar sementara formasi terbatas, mendapatkan nilai SKD saja tidak cukup. Peserta harus berusaha mencapai skor yang kompetitif sesuai kebutuhan masing-masing sekolah kedinasan.
Kenapa Persiapannya Tidak Boleh Pas-Pasan?
SKD bukan hanya tentang bisa mengerjakan soal. Peserta juga perlu memahami karakteristik tes, mengatur waktu pengerjaan, mengetahui kelemahan pada setiap materi, serta membangun strategi agar dapat memperoleh hasil yang maksimal. Karena itu, try out dapat digunakan sebagai salah satu sarana untuk mengukur kesiapan sebelum menghadapi ujian sebenarnya. Dengan rutin mengikuti simulasi, peserta dapat mengetahui posisi kemampuan saat ini, melihat materi yang masih lemah, dan menentukan bagian mana yang perlu mendapatkan porsi belajar lebih banyak.
Mulai Persiapkan SKD Kedinasan 2026
Persaingan yang ketat membuat persiapan sebaiknya dilakukan jauh sebelum hari pelaksanaan. Jangan menunggu sampai jadwal ujian semakin dekat baru mulai mengetahui pola soal dan melakukan latihan. Kamu bisa mulai dengan mengerjakan soal secara rutin, mengikuti simulasi CAT, mengevaluasi hasil try out, kemudian memperbaiki materi yang masih menjadi kelemahan.
Bimbel PLC Pekanbaru juga menyediakan program persiapan sekolah kedinasan untuk membantu peserta menghadapi SKD secara lebih terarah, termasuk latihan soal dan try out untuk mengukur perkembangan kemampuan. Kalau persaingannya seketat ini, sudah siapkah skor kamu? Mulai ukur kemampuanmu dari sekarang dan jangan sampai persiapan dilakukan secara pas-pasan.
💥 Ribuan Latihan Soal + Pembahasan, Siap Bikin Kamu Lolos!
🚀 Latihan Soal Jadi Lebih Mudah & Seru!
Tingkatkan peluang lolosmu dengan ribuan soal terbaru lengkap dengan pembahasan.
Uji kemampuan lewat kuis & mini tryout, lalu pantau perkembangan skor kamu secara real-time.
Semua dirancang biar kamu makin siap menghadapi ujian sesungguhnya.
🔥 Jangan cuma belajar, tapi buktikan kemampuanmu sekarang juga!
Kami juga menyediakan modul tes untuk menengkapi program les adik
Even Tryout Gratis Telah Tiba!
Ayo adik-adik, jangan sampai ketinggal even tryout gratis 2026. Untuk ukur kemampuan kamu. Kita sediakan semua tingkat tes. Klik banner dibawah ini untuk ikut even bergengsi ini. 100% Gratis!



















