Kabar baik bagi kamu yang bercita-cita berkarier di bidang intelijen negara. Badan Intelijen Negara (BIN) resmi membuka Seleksi Penerimaan Taruna-Taruni Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan Pengumuman Nomor PENG-01/PANSEL STIN/VIII/2026, BIN mengundang putra-putri terbaik lulusan SLTA/sederajat dari seluruh Indonesia untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Taruna/i STIN Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran dilakukan secara online melalui SSCASN-BKN mulai 18 sampai 30 Agustus 2026. Pada tahun 2026, STIN menyediakan 100 kuota taruna-taruni yang terbagi dalam tiga program studi, yaitu Sarjana Agen Intelijen, Sarjana Analis Intelijen, serta Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber.
Timeline Seleksi STIN 2026
Berikut jadwal penting yang perlu diperhatikan calon peserta:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pengumuman Pembukaan Seleksi | 15–24 Agustus 2026 |
| Pendaftaran Online | 18–30 Agustus 2026 |
| Seleksi Administrasi | 18 Agustus–1 September 2026 |
| Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) | 22 September–7 Oktober 2026 |
| Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) | Oktober 2026 |
Catatan: Jadwal lengkap pelaksanaan SKB akan diumumkan melalui Portal STIN. Peserta yang lulus seleksi administrasi juga wajib melakukan registrasi lanjutan melalui portal STIN.
Syarat Pendaftaran STIN 2026
Calon peserta wajib memenuhi persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI), laki-laki maupun perempuan.
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
- Setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
- Tidak pernah terlibat tindak pidana.
- Memiliki kelakuan baik yang dibuktikan dengan SKCK.
- Minimal lulusan SLTA/sederajat dan bukan lulusan Paket C.
- Lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026 memiliki nilai rata-rata ijazah minimal 85, dengan nilai Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya minimal 85.
- Bagi lulusan 2026 yang ijazahnya belum diterbitkan, nilai rata-rata rapor semester 1–5 minimal 85, dengan nilai Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya minimal 85 pada setiap semester.
- Mampu mengoperasikan komputer, termasuk Office dan internet.
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan.
- Peserta perempuan belum pernah melahirkan dan peserta laki-laki belum pernah memiliki anak biologis.
- Tidak bertato atau memiliki bekas tato.
- Peserta perempuan tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh yang tidak lazim.
- Peserta laki-laki tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada bagian tubuh mana pun.
- Sehat jasmani dan rohani serta tidak pernah mengalami patah tulang.
- Jika berkacamata, ukuran maksimal 1 dioptri, baik plus maupun minus.
- Tidak buta warna.
- Tinggi badan diutamakan minimal 165 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, dengan berat badan seimbang.
- Peserta yang tinggi badannya kurang dari ketentuan harus memiliki prestasi/kemampuan tertentu yang dapat dibuktikan saat seleksi.
- Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun 0 bulan 0 hari pada 31 Desember 2026.
- Mendapatkan persetujuan orang tua/wali.
- Bukan personel atau mantan personel TNI/Polri/PNS.
- Tidak pernah mengikuti pendidikan pembentukan personel TNI/Polri/PNS.
- Bersedia tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan di STIN.
- Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 16 tahun terhitung sejak dinyatakan lulus pendidikan STIN.
- Tidak sedang terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia atau instansi lain yang ditentukan BIN sesuai kebutuhan.
- Wajib memiliki BPJS Kesehatan aktif.
- Peserta yang sudah bekerja tetap wajib memperoleh persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi dan bersedia diberhentikan dari status pegawai apabila diterima.
- Wajib mengikuti dan dinyatakan lulus pada setiap rangkaian seleksi penerimaan Taruna/i STIN.
100 Kuota Taruna-Taruni STIN 2026
- Sarjana Agen Intelijen: 60 orang
- Sarjana Analis Intelijen: 20 orang
- Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: 20 orang
-
Sarjana Agen Intelijen: lulusan SLTA/sederajat.
-
Sarjana Analis Intelijen: lulusan SLTA/sederajat.
-
Sarjana Terapan Keamanan dan Intelijen Siber: lulusan SMK/MAK dengan jurusan yang relevan, seperti Desain Grafis, Komputer, Keamanan dan Multimedia, Pengembangan Gim, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Jaringan Akses, Teknik Komputer dan Informatika, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Transmisi Telekomunikasi, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Sistem Informatika, serta bidang terkait lainnya.
Tahapan Seleksi STIN 2026
- Seleksi Administrasi – pemeriksaan kelengkapan dan kesesuaian dokumen peserta.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) – menggunakan sistem CAT BKN dengan materi:
- TWK (Tes Wawasan Kebangsaan)
- TIU (Tes Intelegensi Umum)
- TKP (Tes Karakteristik Pribadi)
- Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) – dilaksanakan secara terpusat di Jakarta.
- Tes Psikologi – meliputi psikologi digital, tertulis, dan wawancara yang menilai kecerdasan, sikap kerja, kehidupan perasaan, dan penyesuaian sosial.
- Tes Kesehatan – meliputi pemeriksaan fisik, diagnostik, laboratorium, EKG, rontgen dada, USG abdomen, audiometri, pemeriksaan mata, kesehatan jiwa, serta pemeriksaan lainnya sesuai ketentuan.
- Tes Kesegaran Jasmani – terdiri dari lari 12 menit serta pull up, sit up, push up, dan shuttle run.
- Tes Pendalaman Mental Ideologi – berupa tes tertulis dan wawancara yang mencakup aspek kepribadian, profesional, kerawanan SARA, moralitas, ketaatan hukum, serta kesetiaan terhadap Pancasila dan UUD 1945.
- Pemeriksaan Bakat dan Minat – digunakan sebagai informasi tambahan untuk melihat potensi, kemampuan, serta kecenderungan peserta.
- Sidang Panitia Penentu Akhir (Pantukhir) – menentukan hasil akhir seleksi berdasarkan hasil SKD dan SKB.
Biaya Seleksi STIN 2026
Peserta tidak dipungut biaya seleksi, kecuali biaya mengikuti SKD yang ditetapkan sesuai ketentuan PNBP yang berlaku. Peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi wajib membayar biaya SKD sebesar Rp100.000 dan melakukan registrasi lanjutan melalui portal STIN.
Lokasi Seleksi STIN 2026
SKD dilaksanakan di BKN Pusat, Kantor Regional BKN, dan UPT BKN yang tersebar di 35 provinsi. Peserta dapat memilih lokasi seleksi sesuai lokasi yang telah ditentukan. Untuk peserta dari Provinsi Riau, lokasi SKD adalah Kantor Regional XII BKN Pekanbaru. Sementara Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dilaksanakan di Jakarta.
Persiapkan Seleksi STIN 2026 Bersama PLC Pekanbaru
💥 Ribuan Latihan Soal + Pembahasan, Siap Bikin Kamu Lolos!
🚀 Latihan Soal Jadi Lebih Mudah & Seru!
Tingkatkan peluang lolosmu dengan ribuan soal terbaru lengkap dengan pembahasan.
Uji kemampuan lewat kuis & mini tryout, lalu pantau perkembangan skor kamu secara real-time.
Semua dirancang biar kamu makin siap menghadapi ujian sesungguhnya.
🔥 Jangan cuma belajar, tapi buktikan kemampuanmu sekarang juga!
Kami juga menyediakan modul tes untuk menengkapi program les adik
Even Tryout Gratis Telah Tiba!
Ayo adik-adik, jangan sampai ketinggal even tryout gratis 2026. Untuk ukur kemampuan kamu. Kita sediakan semua tingkat tes. Klik banner dibawah ini untuk ikut even bergengsi ini. 100% Gratis!



















