Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membuat terobosan. Agar pendaftaran dan seleksi prajurit TNI lebih fair. Jenderal Andika mengizinkan keturunan PKI menjadi anggota TNI.

Berpegang pada TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966. Tidak ada keterangan yang menyebut keturunan atau underbow PKI dilarang menjadi prajurit TNI.

Tidak sampai di situ, Jenderal Andika juga memerintahkan panitia seleksi menghapus ujian atau tes akademik calon prajurit TNI. Menurutnya, cukup dilihat ijazahnya saja.

Terobosan seleksi masuk TNI juga diterapkan pada pemeriksaan postur tubuh dan ujian renang dalam tahapan tes kesamaptaan. Panitia Seleksi lagi-lagi diminta mengubah seleksi tersebut karena itu telah ada di pemeriksaan kesehatan.

Terobosan yang diambil Jenderal Andika diapresiasi Komisi 1 DPR dan Komnas HAM. Negara harus memberi kesempatan terlepas dari latar belakang SARA maupun keturunan.

Buku Terkait
Paket Les Terkait
Share: