Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan secara terpusat melalui portal SSCASN DIKDIN di laman resmi dikdin.bkn.go.id. Calon peserta harus membuat akun terlebih dahulu dengan memilih menu Buat Akun. Pada tahap ini, peserta diminta mengisi data awal seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap sesuai KTP, tempat dan tanggal lahir, kabupaten/kota sesuai KTP, serta kode captcha yang tersedia. Pastikan seluruh data diisi dengan benar dan sesuai dokumen resmi.
2. Melengkapi Data Akun dan Mengunggah Pas Foto
Setelah akun berhasil dibuat, peserta wajib melengkapi data lanjutan pada formulir pendaftaran. Data yang diisi meliputi alamat lengkap, alamat email aktif, password akun, serta pertanyaan keamanan. Pada tahap ini peserta juga diwajibkan mengunggah pas foto sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap sekolah kedinasan dapat memiliki ketentuan foto yang berbeda, sehingga peserta perlu membaca petunjuk dengan teliti sebelum mengunggah foto.
3. Login Ulang dan Verifikasi Akun
Setelah data akun dilengkapi, peserta diminta untuk login ulang menggunakan NIK dan password yang telah dibuat sebelumnya. Selanjutnya, sistem akan meminta peserta memasukkan kode captcha sebagai bagian dari proses verifikasi akun. Tahapan ini bertujuan untuk memastikan bahwa akun benar-benar dibuat oleh peserta yang bersangkutan.
4. Unggah Swafoto (Selfie)
Peserta diwajibkan mengunggah swafoto sesuai petunjuk sistem. Swafoto dilakukan secara live menggunakan kamera dengan wajah terlihat jelas dan pencahayaan yang baik. Bagi peserta yang belum memiliki KTP, swafoto dapat dilakukan dengan memegang Kartu Keluarga. Sementara itu, peserta yang sudah memiliki KTP diwajibkan menyesuaikan dengan ketentuan yang ditetapkan pada sistem SSCASN.
5. Pengisian Biodata Pribadi dan Data Orang Tua
Pada tahap berikutnya, peserta diminta mengisi biodata lengkap yang meliputi data diri serta data orang tua. Seluruh informasi harus diisi dengan benar dan sesuai kondisi sebenarnya. Untuk kondisi tertentu, seperti ibu kandung yang telah meninggal dunia, sistem tetap mewajibkan penulisan nama asli ibu kandung. Apabila NIK tidak diketahui, dapat diisi dengan format khusus sesuai petunjuk yang tersedia pada sistem SSCASN.
6. Memilih Sekolah Kedinasan dan Formasi
Setelah biodata lengkap, peserta dapat melanjutkan ke tahap pemilihan sekolah kedinasan. Pada tahap ini peserta memilih instansi, sekolah kedinasan, formasi atau jalur masuk, serta lokasi pendidikan yang diminati. Peserta juga diwajibkan mengisi data kelulusan SMA/SMK dan data ijazah. Pemilihan sekolah dan formasi harus dilakukan dengan cermat karena umumnya tidak dapat diubah setelah dikunci.
7. Menginput Syarat Nilai
Setiap sekolah kedinasan memiliki ketentuan nilai yang berbeda-beda. Peserta wajib menginput nilai sesuai syarat yang diminta oleh sekolah kedinasan tujuan, baik nilai rapor maupun nilai ijazah. Kesalahan dalam menginput nilai dapat berakibat pada gugurnya peserta saat proses verifikasi administrasi.
8. Mengunggah Dokumen Persyaratan
Pada tahap ini peserta diminta mengunggah berbagai dokumen pendukung, seperti ijazah, rapor, surat keterangan, dan dokumen lain sesuai ketentuan masing-masing sekolah kedinasan. Pastikan dokumen yang diunggah jelas, terbaca, dan sesuai format yang diminta agar tidak ditolak oleh sistem.
9. Pengecekan Akhir dan Finalisasi Pendaftaran
Sebelum pendaftaran diselesaikan, peserta diberikan kesempatan untuk mengecek ulang seluruh data yang telah diinput. Jika masih terdapat kesalahan, peserta dapat kembali memperbaiki data. Apabila seluruh data sudah benar, peserta dapat mengunci pendaftaran dan mencetak kartu informasi pendaftaran sebagai bukti bahwa proses pendaftaran telah selesai.
Perlu dipahami bahwa pendaftaran hanyalah tahap awal. Setelah itu, peserta masih harus menghadapi berbagai tahapan seleksi seperti seleksi administrasi, tes akademik, tes kesehatan, tes kesamaptaan, hingga psikotes dan wawancara. Tanpa persiapan yang matang, peluang lolos ke sekolah kedinasan akan semakin kecil.
Bimbel PLC Pekanbaru, Solusi Persiapan Masuk Sekolah Kedinasan
Bagi siswa yang ingin meningkatkan peluang lolos sekolah kedinasan, Bimbel PLC Pekanbaru hadir sebagai solusi persiapan yang terarah dan sistematis. PLC Pekanbaru menyediakan bimbingan khusus sekolah kedinasan dengan materi yang disesuaikan dengan pola seleksi terbaru. Didukung oleh pengajar berpengalaman, latihan soal terstruktur, pembahasan mendalam, serta pendampingan intensif hingga hari seleksi, PLC Pekanbaru membantu siswa lebih siap menghadapi tes akademik dan tahapan seleksi lainnya.
Dengan persiapan yang tepat sejak dini, peluang untuk lolos dan meraih pendidikan gratis di sekolah kedinasan 2026 akan semakin terbuka lebar.
Kami juga menyediakan modul tes untuk menengkapi program les adik









































